Euro Trip.,..

Yang pernah nonton Eurotrip terutama yang versi uncensored,parah abis tu film (but this ain’t it ! he3..) ..pagi-pagi buta uda dibangunin ama Adda Wientzek, Host Mom Jerman gw. Sebenernya udah jam 6 pagi sih, tapi berhubung masih ada sisa-sisa Winter ,jam segitu cuacanya masih kaya jam 4 subuh. Anak-anak kelas 10 Realschuele disini (kelas 2 sma)  udah pada ngumpul di depan Bushaltestelle gymnasium( haltebis sekolah)..
Men, harusnya gw ngambil tempat duduk di bagian belakang bis, tapi gw malah ngambil tempat duduk didepan ,takut muntah :) , jadinya kaga bisa bersosialisasi..

jam 7 pagi pas kita baru jalan masih baru ngelewatin Schluchsee sama Bodensee , tempat pemberhentian pertama setelah ngelewatin Swiss(berangkatnya dari Bonndorf yang cuma satu jam dari border), nothing special on those lake but several yacht reveals that some richs live there…  Sepanjang jalan pemandangan negara CH ( Confederatio Helvetica) ini cukup indah, dengan bunga edelweiss dipajang di hampir setiap rumah, ga keliatan banget kalo setiap dari penduduk swiss ini adalah anggota wajib militer. Pertanian yang ada juga mayoritas adalah pertanian anggur dan buah olive, bukan coklat sebagaimana yang kita ketahui kebanyakan, emang gila ternyata swiss ini negara eksportir coklat terbesar.

Ibukota swiss adalah Bern, bukan Zurich seperti yang sering kita salah denger. Dan Zurich ini persis kaya Jakarta minus macet, uang tol dan polusi, dibawah jalan layangnya banyak juga grafiti bagus kaya dijakarta. Dan yang tipikal dari Swiss adalah terowongannya, negeri seribu terowongan adalah julukan yang boleh dikasih. Engga heran soalnya negeri ini berada di the famous alpen, dengan tiga bahasa itali, jerman dan prancis bikin negara ini makin unik. Kalo lewat terowongan yang rada panjang uda berasa malem hari aja…

Terowongan penutup perjalanan gw di Swiss  namanya Terowongan Gotthard, mirip nama mantannya Tyo Nugros. And it considered as the longest tunnel exist in the world, bayangin aja panjangya berkilo-kilometer ampe berasa  malem beneran aja lewat terowongan ini. Begitu keluar beberapa KM dari terowongan ini, pemukiman italia sudah menghampar dipegunungan, per favore segnorita ! indah banget :) dengan dinding batu bata berlantai 5 keatas, jemuran yang semrawut juga ada lo ternyata di itali, ga cuma dikita doang..

Lambang jalan tolnya nunjukin tulisan : Venezia 5 KM, nyobain dulu skitar sekilo melewati kota cinta-nya Italia ini. Perjalanan dilanjutin ke Turin, sempet mampir ke Delle Alpi, markasnya Juventus dan Torino. Sempet ngelewatin Roma dan Milan, sayangnya cuma buat sightseeing doang..padahal kotanya indah banget.. tapi pemberhentian selanjutnya di Florenz bukan keputusan yang engga baik juga.. damn,what a city, i cant simply explained how beautiful it was.. buat mutia ama nadine ga sia2 kalian milih italia lo… pengalaman magis dan indah yang ga bakal dilupain waktu menyusur jembatan Point Du Avec diatas sungai rheine..

tempat dimana perang salib pernah berlangsung juga tempat yang diyakini tempat pertemuan romeo dan juliet dan auranya emang kerasa (atau mencoba dirasa-rasain ?) , disana ketemu sama Andrea , si gadis pemberi makan burung merpati dan penjual tiket untuk naik perahu kecil mirip di Venesia (to be continued)..

Leave a Reply