Klarifikasi:KarenaWanitaInginDimengerti
Tuesday, September 11th, 2007Sebelumnya mau minta maaf ya kalo terlihat rada defensif postingan ini, namanya aja klarifikasi. Tapi silahkan dibaca bahwa ini adalah bentuk defensif gw murni, sifatnya subjektif, adalah fitrah manusia berbuat defensif jika diserang.
Percaya gak. Hal yang kontroversial akan menarik minat banyak orang. Contohnya : pro dan kontra keberadaan UFO, hubungan asmara para selebriti, perdebatan antar agama dan lain-lain.Nah, ternyata ada juga judul blog gw yang kontroversial (dilihat dari komentar tertulis dan lisan yang ditujukan kepada gw atas postingan tersebut).
Dari contoh yang gw kasi diatas, engga ada yang bakal dibahas kali ini, rada sensitif dude! he3.. Gw cuma mau klarifikasi tentang ’serangan-serangan’ yang cukup gencar belakangan ini yang diarahkan langsung ke personal gw berkaitan dengan postingan blog yang "menikah muda". Sumpah, gw senang bukan main ketika ada yang ngajak debat atau diskusi tentang hal ini..jadi the debates are opened forever guys.. it stops by the time you go into a reunion in your age at 50..
Walaupun judulnya blog seperti demikian diatas, semua justru mempertanyakan hal lain yaitu : kenapa wanita diharuskan tinggal dirumah ? Damn! Girl you just too sensitive ! Terlalu banyak tercekoki kapitalis-posmodernisfeminisme yang membuatmu berhalusinasi melihat kata-kata yang dicetak merah tadi di tulisan di atas.
I didnt mention it.. what i did is : "wanita yang berada di rumah mengurus anak" jangan memojokkan gw dong dengan bilang : "kasian banget si istri lo Gus, harus tinggal dirumah.." i have heard this ever since i wrote the post. you got the wrong MOTION babe!! verdammt noch mal! i didnt mention any single word of it! soalnya bisa menurunkan harga gw dipasaran entar, hihihi..
semua pria normal juga mau punya istri yang sukses diluar rumah.. tapi kalo harga yang harus dibayar adalah anak yang ga keurus gimana? well, perhatikan dengan baik-baik ya : definisi sukses disini adalah karir yang sangat bagus, dokter dengan pasien yang banyak sekali, bisnis yang menggurita keseluruh dunia, dll. sampai disini sekali lagi gw engga bilang wanita harus tinggal dirumah ! darn, gw harus selalu ngingetin! hehe
coba liat contoh definisi sukses diatas dong: semuanya memakan dimensi yang bernama waktu.. ketika karirmu cemerlang sudah barang tentu assignment mu ditambah dan otomatis workload bertambah juga, kalo bisnismu ekspansi gede banget kamu harus mikirin gimana cabang baru ga bangkrut.. jangan bilang kalo kamu bakal ngasi quality time yang terbaik buat anak-anak kamu.. because they need also quantity! be rational and logical : cuma ada 23 jam 56 menit sehari dan 7 hari seminggu , Karir yang cemerlang membutuhkan anda stay dikantor sampai jam 10 malam tiap harinya, pada hari jumat dimana besoknya adalah weekend kamu harus rapat sampai dini hari atau subuh untuk mengeksekusi keputusan perusahaan yang krusial dalam minggu itu,trus kamu bilang weekend itu cukup buat anak kamu? Bull! hari sabtu minggu kan ada acara sosial seperti gathering, outbound, nikahnya relasi, tugas kantor keluar kota dan lain-lain! And, Even if u manage in making your weekend free, kmu pikir cukup itu untuk anakmu? gw bales disini, kasian deh.. anakmu! cuma diurus 2 hari dalam seminggu, ga cukup! bayangkan kompetisi dizaman anakmu nanti ,berapa miliar orang berkompetisi nantinya (globalisasi!), anakmu bakal butuh supermom! kamu punya bisnis yang gede banget? jangan tanya! butuh lebih dari 24 jam sehari..No WEEKENDS at all..
Tapi, kalo diluar rumah karir dan bisnis mu biasa2 aja ya gapapa sih (jadi bisa punya banyak waktu dirumah).. tapi kan jadi keluar konteks blog ini (lagipula yang ‘nyerang’ gw kayanya ga ada yang mau jadi biasa-biasa aja diluar rumah hi3..).. semua bilang ingin sukses diluar rumah.. you yourself define it ladies..
Jadi,gw cuma mau klarifikasi bahwa gw justru memikirkan sebuah konsep dimana sang perempuan bebas berkarya di luar rumah namun tetap berkolaborasi dengan suaminya dengan seOptimal mungkin untuk mendidik anak-anak mereka sebaik mungkin.Dicari win-win solutionnya kan boleh? Jutaan profesi memungkinkan hal tersebut terjadi (baca blog gw itu ya kalo sempet).
Ada yang bilang gw menulis dengan segala keegoisan dan keangkuhan lelaki. Baca ulang blog ini! Ga ada yang gw kaitkan dengan suami atau seorang bapak ! Gw selalu mengaitkannya dengan anak.. jadi tolong pikirkan baik-baik masa depan anakmu! kalo kamu ga mau punya anak ya habis perkara..
oia, satu hal yang cukup lucu. penyerang-penyerang gw yang menamakan dirinya feminis itu tiba-tiba terdiam ketika gw nanya : ibumu mengurusmu dengan baik tidak? (which means take dominant of her time to raise you ?) jawabannya iya..
what a hypocrite answer.. sarkasnya : kacang lupa ama kulitnya..
Constructive Debates and Discussion are opened guys,kan maw nyari win-win solution, maap banget kalo ada salah-salah kata (banyak kayanya he3..)..
see you in the comments..